Jumat, 04 November 2011

me and myself

all my life, i've been afraid of one thing. That i will be alone, at the end of the day, no matter how good i was, no matter how wonderful i can be to people.

living my live, i intensely looking for love, for someone who cares, for anyone who can put aside my insecurity.. insecurity of myself, of my life, of the fact that no matter how hard i try, no matter how nice i am, i am all alone.

all my life, i've been struggling so hard.. keeping up with time so that i shall have no spare time to feel the loneliness.. keeping up doing this and that, here and there, so that i will have no empty time alone.. keeping up caring for other people, hoping that i will have never need to be alone when i need someone to be there.

all my life.. ive been taking chances on finding someone new, so that i will have lots of possible answer when i call, lots of possible hands when i'm down.. lots of possible shoulder when i'm broken..

coz i know.. nobody could always be there for one person.

but those, what i am doing for all my life, returning to more depression.. knowing that no matter many people i have, how hard i try, how nice i can be, i always feel this hollow inside me.. that one start leads to one end.. one meet leads to one lost.. one attachment leads to one disappoinment..

and for those facts.. i see myself walking on my biggest fear.

it weakened me. it breaks me. it torments me.

should i just stop trying, stop asking, stop greeting, stop meeting.. coz when my today's friends are gone, i will have nobody, and when i dont have nobody, then i will have no cause to feel hollow and to be sad about.

and yeah.. i know i will also stop smiling, by that time.

Selasa, 19 Juli 2011

Hari yang Aneh

Oke... sampai jam segini saya masih aja di kantor loh... di HeadQuarter-nya GSM yang baik di pusat jakarta inih... masih rame loh.. ternyata ada karyawan2 yang masuk shift malem buat manage servis yang berjalan.. kalo2 ada apa2...

well, saya ga akan ngomongin apa yang saya lakukan sampai saya harus bermalam di sini sampe sekitar jam 3 an buat deploy mekanisme promo RBT Axis yang akan diberjalankan mulai tanggal 21 Juli 2011 nanti... jadi ceritanya Axis lagi pengen lebih agresif dalam menggaet pelanggan RBT, jadi mereka memberlakukan mekanisme baru, dan saya lah yang kemarin2 dikepret dengan kerjaan nge-code mekanisme ini biar kalo orang isi pulsa untuk pertama kali, bakal dapet SMS "selamaaatt anda dapat RBT gratis seminggu, lanjutin kagak?" dan ketika si pelanggan bales sms T atau Y akan diproses sesuai dengan ketentuannya. well, seperti janji saya, saya tidak akan menjelaskan apa yang saya lakukan di kantor.. hahahaha....

hari ini sebenernya dimulai dengan unik, ketika saya baru sampai kantor, dengan peluh dan keringat bercucuran (ini kagak lebay, emang gw keringetan.. puaanaaass).. masuklah saya ke lift dan ternyata oh ternyata... saya satu lift dengan salah satu staf vendor yang biasanya ngebantu tim saya buat deployment project, seperti malam ini. orang india, dan karena kita saling kenal, si orang ini, sebut saja Mr. S, mencoba membuka pembicaraan singkat di dalam lift... sebagai berikut:

S = Mr. S
D = Mr. Danur

S: "%^%$%$^$^$$&*$*$*&%&%$&%* ??" (seriously... gw tahu dia ngomong ama gw, gw tau dia nanya sesuatu, gw tahu dia butuh jawaban.. yang gw ga tahu adalah.... dia ngomong apa yah???? bahasa inggrisnya mantapp banget... kagak ke-detect itu kalimatnya ape...)

D: "Pardon??" (dengan niat mau tahu sebenernya dia ngomong apa)


S: "%^^%%^%%*&%*&%&%&%&*%*&%*& ??" (SERIOUSLY... biarpun dia ngomong lebih lambatan dikid... dikiiiid banget... tp gw tetep ga ngeh loh dia ngomong apa... canggih banget ini orang...)

saking putus asa-nya, gw ngomong asal ajah...

D: "Hmmm.... I'm not sure..." (dengan nada yang sok yakin gw mengerti apa yang dia omongin)

S: "Hmm... okay.. maybe it was Jesse's" (AJAIB!! yang ini gw ngerti... dan dengan ini gw officially berhasil deceive him with my answer)

D: "Yes, maybe it was Jesse's..." sambil buru2 senyum manis dan menyambut pintu lift yang kebuka di lantai yang gw tuju...
SAVED by the LIFT!!
sampe sekarang gw heran, kenapa ya gw dari dolo ga bisa ngeh kalo denger bahasa inggrisnya orang india... hahahaha... kejadian di atas tu bukan sekali2nya loh.. dulu di kantor lama gw, sebuah perusahaan smart card terkemuka, gw juga pernah di handover project ama orang india... dan 90% apa yang dia omongin kagak masuk ke otak gw.. jangankan otak... masuk kuping aja kagak...

ahhh... mana iniiihh... kagak dateng2 orang yg mau deploy-nyah...

Rabu, 13 Juli 2011

Jelang Opera Batak di Senayan City dan Grand Indonesia

Kawan-kawan... 

OPERA BATAK sebentar lagi.. jangan lupa beli tiket dan nontooon LIVE ya dari Teater Jakarta, 30 Juli 2011. Rio Silaen dan Voice of Indonesia, bersama teman-teman dari Teater Koma dan Batavia Dancer akan menyuguhkan sebuah pergelaran akbar berbasiskan salah satu budaya tradisional Indonesia yang dikemas secara kontemporer, budaya BATAK! yaeyaalaah.. judulnya aja udah Opera Batak hehe...


seperti yang sudah kita tahu yah... OPERA BATAK akan didukung penyanyi-penyanyi berikut: Rio Silaen, Vina panduwinata, Tika Panggabean, Hakim Tobing, Franky Sihombing, Petra Sihombing, Igor "Saykoji", Judika Idol, Cindy AFI, Ren Tobing, dan Trio RNB.

masih ragu mau dateng ato nggak? pengen tau sebenernya kayak apa sih acara yang akan disuguhkan nanti? kira-kira worth gak yah beli tiketnya?

untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, dateng aja yuk ke "Jelang Opera Batak" di tanggal-tanggal berikut:
Senayan City
Sabtu, 16 Juli 2011 di Panggung Transformer (15.00 - 15.30 dan 17.00 - 17.30)

Grand Indonesia
Minggu, 17 Juli 2011 di Main Atrium East Mall (15.30 - 16.00)

di Jelang Opera Batak ini kalian akan melihat preview dari scene yang nantinya akan muncul di OPERA BATAK. 


side note:
If you like what you see, buy the tickets, and if you dont like what you see, still consider to buy the tickets, since I guarantee you will like what you see on July 30. Hehehe...

so fellas... see you at the malls?

Kamis, 23 Juni 2011

Dua Malaikat Kecil

Cuma pengen share... ini bukan kisah saya.. tapi ini kisah nyata.. :)

Siang ini tanpa sengaja ,saya bertemu dua manusia super. Mereka mahluk mahluk kecil, kurus ,kumal berbasuh keringat. Tepatnya diatas jembatan penyeberangan setia budi , dua sosok kecil berumur kira kira delapan tahun menjajakan tissue dengan wadah kantong plastik hitam. Saat menyeberang untuk makan siang mereka menawari saya tissue diujung jembatan , dengan keangkuhan khas penduduk Jakarta saya hanya mengangkat tangan lebar lebar tanpa tersenyum yang dibalas dengan sopannya oleh mereka dengan ucapan "Terima kasih Oom !". Saya masih tak menyadari kemuliaan mereka dan Cuma mulai membuka sedikit senyum seraya mengangguk kearah mereka.

Kaki - kaki kecil mereka menjelajah lajur lain diatas jembatan , menyapa seorang laki laki lain dengan tetap erpolah seorang anak kecil yang penuh keceriaan, laki laki itupun menolak dengan gaya yang sama dengan saya, lagi lagi sayup sayup saya mendengar ucapan terima kasih dari mulut kecil mereka. Kantong hitam tampat stok tissue dagangan mereka tetap teronggok disudut jembatan tertabrak derai angin Jakarta . Saya melewatinya dengan lirikan kearah dalam kantong itu , duapertiga terisi tissue putih berbalut plastik transparan.

Setengah jam kemudian saya melewati tempat yang sama dan mendapati mereka tengah mendapatkan pembeli seorang wanita , senyum diwajah mereka terlihat berkembang seolah memecah mendung yang sedang manggayut langit Jakarta. " Terima kasih ya mbak .semuanya dua ribu lima ratus rupiah!" tukas mereka , tak lama siwanita merogoh tasnya dan mengeluarkan uang sepuluh ribu rupiah. " Maaf , nggak ada kembaliannya ..ada uang pas nggak mbak ? " mereka
menyodorkan kembali uang tersebut. Si wanita menggeleng, lalu dengan sigapnya anak yang bertubuh lebih kecil menghampiri saya yang tengah mengamati mereka bertiga pada jarak empat meter.

" Oom boleh tukar uang nggak , receh sepuluh ribuan ?" suaranya mengingatkan kepada anak lelaki saya yang seusia mereka . sedikit terhenyak saya merogoh saku celana dan hanya menemukan uang sisa kembalian food court sebesar empat ribu rupiah . " Nggak punya, tukas saya !" lalu tak lama siwanita berkata " ambil saja kembaliannya , dik !" sambil berbalik badan dan meneruskan langkahnya kearah ujung sebelah timur.

Anak ini terkesiap , ia menyambar uang empat ribuan saya dan menukarnya dengan uang sepuluh ribuan tersebut dan meletakkannya kegenggaman saya yang masih tetap berhenti , lalu ia mengejar wanita tersebut untuk memberikan uang empat ribu rupiah tadi. Siwanita kaget , setengah berteriak ia bilang " sudah buat kamu saja , nggak apa..apa ambil saja !", namun mereka berkeras mengembalikan uang tersebut. " maaf mbak , Cuma ada empat ribu , nanti kalau lewat sini lagi saya kembalikan !" Akhirnya uang itu diterima siwanita karena sikecil pergi meninggalkannya.

Tinggallah episode saya dan mereka , uang sepuluh ribu digenggaman saya tentu bukan sepenuhnya milik saya . mereka menghampiri saya dan berujar " Om , bisa tunggu ya , saya kebawah dulu untuk tukar uang ketukang ojek !". " eeh .nggak usah ..nggak usah ..biar aja ..nih !" saya kasih uang itu ke sikecil, ia menerimanya tapi terus berlari kebawah jembatan menuruni tangga yang cukup curam menuju ke kumpulan tukang ojek.

Saya hendak meneruskan langkah tapi dihentikan oleh anak yang satunya , "Nanti dulu Om , biar ditukar dulu.sebentar ".. " Nggak apa apa , itu buat kalian " Lanjut saya " jangan ..jangan Om , itu uang om sama mbak yang tadi juga " anak itu bersikeras " Sudah ..saya Ikhlas , mbak tadi juga pasti ikhlas ! saya berusaha membargain, namun ia menghalangi saya sejenak dan berlari keujung jembatan berteriak memanggil temannya untuk segera cepat , secepat kilat juga ia meraih kantong plastik hitamnya dan berlari kearah saya. " Ini deh om , kalau kelamaan , maaf .." ia memberi saya delapan pack tissue " Buat apa ?" saya terbengong " Habis teman saya lama sih Om , maaf , tukar pakai tissue aja dulu " walau dikembalikan ia tetap menolak . Saya tatap wajahnya , perasaan bersalah muncul pada rona mukanya . Saya kalah set , ia tetap kukuh menutup rapat tas plastic hitam tissuenya .

Beberapa saat saya mematung di sana , sampai sikecil telah kembali dengan genggaman uang receh sepuluh ribu , dan mengambil tissue dari tangan saya serta memberikan uang empat ribu rupiah.

"Terima kasih Om , !"..mereka kembali keujung jembatan sambil sayup sayup terdengar percakapan " Duit mbak tadi gimana ..? " suara kecil yang lain menyahut " lu hafal kan orangnya , kali aja ketemu lagi ntar kita kasihin …" percakapan itu sayup sayup menghilang , saya terhenyak dan kembali kekantor dengan seribu perasaan.

Ya Robb ..Hari ini saya belajar dari dua manusia super, kekuatan kepribadian mereka menaklukan Jakarta membuat saya trenyuh , mereka berbalut baju lusuh tapi hati dan kemuliaannya sehalus sutra , mereka tahu hak mereka dan hak orang lain , mereka berusaha tak meminta minta dengan berdagang Tissue. Dua anak kecil yang bahkan belum baligh , memiliki kemuliaan diumur mereka yang begitu belia.

YOU ARE ONLY AS HONORABLE AS WHAT YOU DO

Rabu, 01 Juni 2011

Keceriaan Menuju OPERA BATAK

Hai-Hai...

Anak-anak Voice of Indonesia lagi di masa-masa padatnya menjelang OPERA BATAK. Latihan nyanyi 1 (satu) kali seminggu buat penguasaan lagu, ditambah latihan nari dan akting 2 (dua) kali seminggu yang tiap latihannya udah kayak "nge-gym berjamaah" hehehe... otomatis paha betis pegel-pegel, dan salah banget kalo sampe lupa bawa baju ganti pas latihan... hahaha....

begini nih... kalo kita lagi latihan tari dan akting.. (gambarnya bisa di-klik loh, buat ngeliat di ukuran yang lebih besar).

koreo salah satu lagu batak yang ga mungkin ada yang ga tahu

latihan salah satu scene yang menguras air mata


Jadii... tunggu apa lagi? Langsung deh cuuusss... pesen tiketnya sebelom kehabisan di
Rio Silaen Management (021-7506337 dan 021-7510788)



STAY TUNE!!
abis ini bakal dibahas siapa aja sih Aktor Pendukung drama musikal OPERA BATAK
till next post..

Selasa, 24 Mei 2011

OPERA BATAK, "Senandung Kampoeng Halaman", sebuah Teater Musikal karya Rio Silaen

Sebuah pergelaran seni pertunjukan teater, musik, tari dan lagu yang mengedepankan budaya batak di tengah ranah modernisasi ibu kota. Pertunjukan musikal ini akan membangkitkan kembali memori kita akan masa kecil dan kampung halaman, serta menggugah kesadaran setiap kita untuk mengenang kembali dari mana kita berasal, terlepas dari apakah kita seorang batak.. atau bukan.

Saya sendiri terlibat di dalam acara tersebut sebagai salah satu penyanyi dan penari di bawah atap "Voice of Indonesia". One thing i could say, i'm so excited to perform!! hahaha... ini akan jadi kali pertama gw tampil dengan LENGKAP, lengkap dalam arti bukan hanya menyanyi sebagai background, tapi juga menari di bawah spotlight dan berakting sebagai figuran yang mendukung beberapa scene cerita.

Follow the excitement of this event dengan tetep datang ke blog saya yah... saya akan selalu update seru-seruan-nya persiapan OPERA BATAK ini, but for sure, you should NOT miss the FINAL excitement, so book the tickets from now.. contact person-nya ada di bawah yah.. sambil scrolling.. silakan sambil dibaca iklan-nya ;)



Teater Jakarta – Taman Ismail Marzuki
(Teater berstandar Internasional pertama di Indonesia, --baca di sini)
Sabtu 30 Juli 2011 – 19.30 wib


Pendukung Acara
Vina Panduwinata, Hakim Tobing, Franky Sihombing, Igor ‘Saikoji’, Tika Panggabean, Judika ‘Idol’ Sihotang, Cindy ‘AFI’ Sibarani, Ren Tobing, Petra Sihombing, Trio RNB.

Aktor Teater Koma
Rita Matu Mona, Paulus Simangunsong, Sri Rakhmawati, Hilmi Faturahman.

Show Choir dan Dancer
Voice of Indonesia (i'm here...!!!), Batavia Dancers

Penata Musik
Teffy Mayne


Tiket dan Reservasi:
Rio Silaen Management
021-7506337 dan 021-7510788
087888 680 518

Rabu, 18 Mei 2011

Realita Pengemis

cuma mau share apa yang saya dapat dari teman-teman... :)

KEJADIAN 1 (by brehohkidz):
jadi kronologisnya gini, ane tadi mau cek atm di daerah mampang jakarta tempat biasa ane cek
kebetulan lumayan ngantri di atm nya. trus di sebelah ane ada tukang parkir lagi minum teh gitu sama Ibu-Ibu pengemis yang lagi ngitung tumpukan uang kertas ribuan gitu.

dialog nya :

t. Parkir : dari jam brp bu
Ibu pengemis : dari jam 7 pagi tadi
t. Parkir : dapet banyak dong klo dari pagi
Ibu pengemis : SEPIi pak (jawabnya sembari rada ketus gitu)
t. Parkir : sepinya dapet berapa?
Ibu Pengemis : cuma 180 RIBU, SEPIi bgt dah hari ini

asli saya sama yang antri di atm itu pada geleng2 kepala, gila aja 180 ribu dibilang sepi,
coba bayangin klo dikali 30 berapa klo rata-rata pendapatan dia 150 ribu 4.5 juta lho gan.
ane ga bermaksud atau menghimbau agan-agan semua untuk ga beramal,
tapi kalau bisa liat-liat dulu kalo mau ngasih uang gan, kayaknya sekarang pengemis udh jadi profesi gan bukan karena keterpaksaan semata!


KEJADIAN 2 (by AdHyu):
wah, kejadiannya hampir sama kyk ane tp beda tempat...
kalau ane kejadiannya di tempat foto copy gan daerah jakarta timur, waktu itu ane mau foto copy buku di tempat langganan ane sekitar jam 14.30, pas ampe di sana ane lihat ada pengemis ibu" tua lagi tukerin uang recehannya dari yang coin ampe uang kertas full di meja tempat foto copynya (dlam hati gw, gile nih pengemis uang nya banyak banget)...seteleh pengemis itu tukerin uangnya lalu pulang, ane tanya ama tukang foto copyan nya . kira-kira begini percakapannya :

ane : bang, ibu yg tadi ngapaian bang ?
Tk. Fc : tukerin uang recehan mas..
ane: oooo...td dia tuker berpa duit ?
Tk. Fc : sekitar 200ribuan mas ( gila gaji gw sebulan aja kalah ),,..dia tiap hari tukerin uangnya sekitar 200ribuan (sambil mencet kalkulator) jad kalo sebulan bissa dapat 6 juta..gileee benerrr...
ane : wooww...semua pengemis disini dapt segitu juga bang
Tk.Fc : iya mas , tiap hari ada sekitar 15 pengemis yang nukerin uang nya disini
Pemilik FC : makanya kalau mau kaya jadi kyk pengemis aja..hehehe
Tk. FC : hahahahaha....

gile mengemis di jadikan pekerjaan, pantesan kalau gw kasih Rp.100 atau 200 sering di buang....paaraah dah


KEJADIAN 3 (by ith):
itu sih mending gan
di bandung ada tuh pengemis yg kondisi tubuhnya maap "cacad", nah kebetulan rumah sodara gw deket dng dia cari nafkah
waktu itu gw liat ada cewe muda jemput tuh org, trus gw ngomong ama tetangga sodara gw gini: baik bener tuh anaknya ngejemput bokapnya
lsng di sanggah sama tetangga gw, itu bukan anaknya,tapi itu istri ke 2 nya, itu rumahnya dkt sono.
ampe bengong gw, pengemis ampe punya 2 istri, kbayang brarti duidnya kyk mana


well well, silakan memaknai masing-masing :D
from: kaskus.us